Tanjakan ? Siapa Takut ! Ini Cara Melewatinya
Menanjak tersebut satu diantara medan yang perlu goweser sejati lewati, mesti dapat dunk apa pun medanya dari medan datar, turunan hingga tanjakan mesti dilibas dengan baik kawan. Medan menanjak, alami penurunan serta datar sendiri semua menyehatkan serta semua memiliki teknik bersepeda yang sedikit tidak sama.
Dalam menanjak, diperlukan tehnik basic seperti; penyesuaian suspensi, tehnik shifting (gigi transmisi), setting ketinggian seatpost serta posisi tubuh yang benar, Segalanya di atas memastikan kenyamanan waktu melibas satu tanjakan kawan.
![]() |
| Cara Melewati Tanjakan |
Simak berikut ini sebelumnya menanjak kawan:
1. Penyesuaian Suspensi: Hal semacam ini cuma untuk sepeda mtb, terlebih untuk type cross country (XC) baik medan aspal ataupun offroad enteng. Saat anda melibas trek yang menanjak upayakan kunci (lock) suspensi depan mengunci hingga tak bergerak naik turun. Hal semacam ini dikerjakan dengan maksud, waktu anda menanjak lalu lakukan kayuhan, tenaga yang anda salurkan ke crank tak terbuang percuma. Suspensi depan (fork) yang statik bakal bikin daya yang disalurkan ke sepeda jadi lebih maksimal.
Bila sepeda mtb saya tak memiliki system lock gi mana gan?, bila tak memiliki lock alangkah sebaiknya pesepeda tak dalam posisi berdiri waktu mengayuh sepeda pada medan menanjak. Sedang untuk sepeda roadbike penyesuaian pada suspensi depan (fork) tak perlu dikerjakan lantaran fork sudah statik.
2. Teknik Shifting: Hal semacam ini untuk sepeda mtb ataupun roadbike, sepeda sendiri begitu membutuhkan, shifting (perpindahan gigi transmisi). Shifting yang benar ketika menanjak pasti bakal memberi kenyamanan sendiri untuk pesepeda. Untuk pesepeda yang memiliki tenaga yang berlebihan, otot kaki yang kuat, memakai Chainring (gir) sisi depan terbesar sedang pada gir sisi belakang memakai yang paling kecil, shifting dengan langkah tersebut bakal mengoptimalkan kayuhan kita.
Untuk pesepeda pemula, shifting manfaatkanlah gir depan paling kecil serta gir belakang terbesar, hal semacam ini bakal memberi kenyamanan waktu mengayuh sepeda terkasih. Konsekwensinya : sepeda jalan pelan. Usakan supaya tak berdiri di atas sadel
Berlatih dengan cara berkelanjutan, otot kaki makin kuat waktu hadapi medan tanjakan, makin kerap bersepeda serta berlatih menanjak pesepeda bisa mengukur shifting yang pas untuk hadapi climb trek.
3. Posisi ketinggian Seatpost serta Sadel: Seatpost yang disebut dudukan sadel ini. Daya seseorang penunggang sepeda begitu terkuras waktu melalui tanjakan. Seatpost mesti di atur upayakan pada posisi yang bisa mengoptimalkan kayuhan.
Untuk peroleh hasil yang akurat, coba ambillah garisan ukur panjang kaki anda, ukur panjang dari telapak kaki sampai pangkal selangka anda. Kemudian ukur panjang Crank leght (lengan crank), contoh panjang kaki yang didapat 85cm serta panjang crank lengt 25cm dijumlahkan jadinya 110cm. Lalu silakan tarik keatas kalkulasi dari poros BB (Bottom Bracket) dengan panjang yg didapat tadi sampai sadle, silakan cocokkan tinggi sadle dengan ukuran yang didapat. Ukuran ini yaitu titik optimal saat kaki kita mengayuh sepeda.
Bila masihlah di rasa kurang nyaman turunkan seatpost, butuh diingat kalau posisi kaki sebaiknya nyaris lurus waktu anda sudah di atas sadel serta telapak kaki dipedal arah pedal jam enam (180%).
4. Posisi Penunggang Standing Up (berdiri)
Keunggulanya:
- Otot kaki anda bakal bekerja optimal, desakan itu bukan sekedar pada satu otot saja lho.
- Diperlukan power yang lumayan besar, hingga akselerasi ketika melibas medan tanjakan gampang dilewati.
Kekurangan:
- Penunggang keluar banyak daya, lantaran kaki anda menyokong berat tubuh keseluruhannya.
- Pada posisi ini waktu menanjak menyebabkan penunggang condong kencang lakukan akselerasi cepat.
5. Posisi Penunggang Sitting Down (Duduk)
Keunggulan:
- Pada posisi ini tubuh jadi lebih santai (enjoy) lantaran duduk di sadel, daya juga tak terkuras terlalu berlebih.
- Untuk beban badan tak akan bertumpu pada kaki tetapi bertumpu pada sepeda, lebih irit daya.
- Penunggang bisa mengatur irama bersepeda, posisi ini bisa dipakai dalam akselerasi cepat ataupun perlahan-lahan.
Kekurangan:
- Penunggang kuda besi ini bisa rasakan sakit yang berkali-kali pada satu diantara otot saat trek menanjak.
Tetapi pesepeda bisa me mix 2 cara di atas. Supaya menanjak dengan sepeda ini makin berhasil di libas alangkah sebaiknya cek cek keadaan sepedamu pelumas di bagian pedal serta crankset itu utama.
Untuk yang memakai sepeda roadbike posiskan lengan tangan pada setang sisi atas. Tambahkan Bar End Untuk mtb ataupun roadbike bila memakai flat bar (stang lurus), gunakanlah aksesori pada setang berbentuk taanduk (Bar End). Manfaat tanduk ini bukanlah untuk menyeruduk lho tetapi untuk kenyamanan waktu menanjak.
Tersebut tulisan Langkah Menanjak Dengan Sepeda yang dapat saya berikan pagi ini. So tetaplah gowes serta tetaplah sehat kawan.
Simak juga info lain mengenai Harga Frame Sepeda Transition.
Simak juga info lain mengenai Harga Frame Sepeda Transition.

Komentar
Posting Komentar